Ketua FKPPI Bantaeng 2009-2014


H. M. Yasin terpilih menjadi Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kabupaten Bantaeng dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Bersama VII Pengurus Cabang XIX-05 Generasi Muda FKPPI dan Ormas FKPPI Kabupaten Bantaeng yang berlangsung di Aula Kodim 1410 Bantaeng, tepatnya pada hari Rabu, 30 september 2009. H. M. Yasin yang juga Ketua Bappeda Kabupaten Bantaeng itu mendapat dukungan penuh (40 suara) mengungguli rivalnya, Alimuddin Mangun Karim yang meraih 9 suara dari 50 total peserta (1 suara batal).

Atas keberhasilan tersebut, H. M. Yasin dinyatakan sebagai Ketua FKPPI Kabupaten Bantaeng Periode 2009-2014. Muscab yang berlangsung sehari penuh tersebut dibuka Wakil Bupati Bantaeng H. A. Asli Mustadjab, dihadiri Komandam Kodim (Dandim) 1410 Bantaeng (Kolonel Sidik) dan unsur Muspida se-Kabupaten Bantaeng. Asli Mustadjab berharap, Muscab dapat melahirkan ide untuk kelanjutan program ke depan agar organisasi ini memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah. Ini penting sebab Pemda kini sedang menggalakkan sejumlah program yang menyentuh langsung masyarakat.

Program tersebut berupa pembangunan Cekdam Balang Sikuyu yang dapat berfungsi ganda sebagai pencegah banjir pada musim hujan, sebagai cadangan air pada musim kemarau dan tempat rekreasi baru bagi masyarakat. Selain itu, sedang dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk air bersih bagi masyarakat dan proyek Revitalisasi Pantai untuk pengembangan kota dan pembangunan sejumlah fasilitas umum, termasuk rumah sakit bertaraf internasional. Atas sejumlah kegiatan tersebut, Asli Mustadjab berharap keluarga besar FKPPI dapat membantu Pemda memberikan pemahaman dan sosialisasi ke seluruh masyarakat agar tercipta suasana kondusif.

Ia juga mengajak keluarga besar FKPPI agar dapat mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok dan pribadi untuk menyukseskan pembangunan daerah yang sedang digalakkan. Sekretaris Pengurus Daerah FKPPI Sulsel (Suwandi Mahendra) meminta jajaran FKPPI daerah ini dapat mengambil makna penting dari pelaksanaan Muscab bersama ini. Melalui Muscab, kita menata organisasi agar kita tetap memiliki jiwa militansi yang diwariskan dari orang tua kita yang sudah berbuat untuk bangsa dan negara. Karena itu, program kerja harus dapat dimantapkan, terutama program ekonomi organisasi serta pentingnya memperhatikan sinergi antar pengurus agar dapat saling mengisi. Sebelumnya, Ketua Panitia (Saeruddin) melaporkan peserta Muscab bersama yang diikuti para pengurus dan Ketua Rayon serta undangan lainnya. Ia juga melaporkan rencana pelaksanaan Muscab yang semula akan dilaksanakan bulan Agustus yang lalu.

0 komentar:

Poskan Komentar